Penetrasi Internet Bali Capai 90,59%, Agung Gempa: Saatnya Generasi Muda Perkuat Budaya dan Ekonomi Kreatif Lewat Literasi Produktif Memasuki Panggung Dunia

Berita Daerah Iptek

DENPASAR – Bali resmi mencatatkan diri sebagai salah satu provinsi dengan penetrasi internet tertinggi di Indonesia, yakni mencapai 90,59% (APJII periode 2024-2025). Angka ini menjadi sinyal kuat bahwa hampir seluruh masyarakat Pulau Dewata telah terkoneksi dengan dunia luar secara digital. Menanggapi hal tersebut, Agung Gempa, seorang Praktisi Teknologi Informasi (TI) Senior, Mentor IT, Entrepreneur Multi Sektor, Tokoh Puri Andul, sekaligus Penggerak Koperasi Multi Pihak di Bali, memberikan catatan strategis terkait kesiapan produktivitas digital.

Ditemui di Denpasar pada Sabtu (3/1/2026), yang bertepatan dengan hari suci Tumpek Krulut (Hari Kasih Sayang Dresta Bali), Agung Gempa memaparkan data pertumbuhan digital yang masif. Secara global, jumlah pengguna internet telah menembus 6,04 miliar orang dari total 8,28 miliar penduduk dunia. Sementara di tingkat nasional, tercatat ada 229,4 juta pengguna internet dari total sekitar 281,6 juta penduduk Indonesia.

“Dengan penetrasi internet di Bali yang menyentuh angka 90,59%, kita sebenarnya sudah berada di ambang pintu panggung dunia. Namun, konektivitas yang masif ini akan sia-sia jika tidak dibarengi dengan literasi produktif. Di momentum 2026 yang merupakan tahun digital ini, saya mengajak seluruh elemen, khususnya generasi muda, untuk menjadikan penguasaan teknologi sebagai landasan membangun ekonomi kreatif dan memperkuat jati diri budaya kita,” tegas Agung Gempa.

Sebagai Mentor IT dan Penggerak Koperasi Multi Pihak, ia menekankan bahwa kolaborasi ekonomi di ruang digital adalah kunci kemandirian bangsa. Menurutnya, media sosial harus digunakan secara bijaksana untuk membangun jejaring persahabatan yang kuat guna membangun daerah. Generasi muda Bali harus mampu menyelipkan nilai-nilai luhur budaya dalam setiap inovasi digital mereka agar identitas bangsa tetap terjaga di tengah arus globalisasi.

“Ini adalah momentum kita. Mari gunakan akses internet yang sangat tinggi ini untuk memperkenalkan keunikan Bali ke panggung internasional secara profesional. Literasi produktif adalah kunci untuk memastikan kemajuan teknologi ini berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat di daerah, selaras dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dalam menjaga kesucian dan keharmonisan alam, rakyat, serta budaya Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru yang digagas oleh Gubernur Bali, Dr. Ir. Wayan Koster, MM,” tambahnya. (MBO)

Analisa Global (Dunia)

🔹 Populasi Digital: Pengguna internet menembus 6,04 miliar jiwa, mencakup 73,2% penduduk bumi.

🔹 Media Sosial: Tercatat 5,66 miliar pengguna aktif, sebuah angka “Supermajority” yang mendominasi komunikasi global.

🔹 Durasi Penggunaan: Rata-rata manusia menghabiskan 2 jam 25 menit setiap hari hanya untuk membuka media sosial.

🔹 Era AI: Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) kini menjadi fitur standar di hampir seluruh platform digital utama.


Analisa Nasional (Indonesia)

🔹 Penetrasi Tinggi: Sekitar 230 juta jiwa atau 80,5% rakyat Indonesia sudah terkoneksi ke internet.

🔹 Kekuatan Mobile: Terdapat 331 juta koneksi seluler aktif, menunjukkan tingkat mobilitas digital yang sangat tinggi.

🔹 Pasar Media Sosial: 180 juta pengguna aktif dengan pertumbuhan pesat pada platform video pendek seperti TikTok dan YouTube.

🔹 Ekonomi Digital: Indonesia memimpin dalam tren Social Commerce (belanja langsung melalui siaran live di media sosial).


Analisa Lokal (Bali)

🔹 Hub Digital: Wilayah Bali & Nusra mencatat penetrasi internet sebesar 76,86%, didorong oleh ekosistem pariwisata.

🔹 Digital Nomads: Bali tetap menjadi titik kumpul global bagi pekerja lepas digital, meningkatkan rata-rata penggunaan data internasional.

🔹 Lokalistik: Penggunaan grup komunitas di Facebook dan Instagram sangat kuat di Bali untuk penguatan ekonomi lokal dan informasi adat.

🔹 Adaptasi QRIS: Bali menjadi salah satu wilayah dengan penggunaan transaksi non-tunai paling masif di luar Jakarta.

Agung Gempa: Sosok Praktisi TI Senior dan Tokoh Puri Jembrana Pendorong Transformasi Digital

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *