Ketua Dekopin Bali 2025-2030 I Nyoman Suwirta, dan I Gusti Agung Putu Gempa Yuliana, Ketua Bidang Teknologi Informasi, Informasi dan Komunikasi

Agung Gempa: Transformasi Dekopin Bali Integrasikan Visi Bali, Bawa Koperasi ke Panggung Digital Global Wujudkan Indonesia Maju

Berita Daerah Profile

DENPASAR – Transformasi Koperasi di Bali kini memasuki babak baru yang lebih strategis dan visioner. Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Bali, sebagai wadah tunggal gerakan koperasi, dituntut untuk mampu mengintegrasikan nilai-nilai luhur Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali ke dalam kancah digital global. Langkah besar ini dipandang sebagai fondasi krusial bagi kemandirian ekonomi daerah sekaligus motor penggerak utama dalam mewujudkan Visi Indonesia Maju.

Hal tersebut ditegaskan oleh I Gusti Agung Putu Gempa Yuliana, yang akrab disapa Agung Gempa, seorang profesional muda, entrepreneur, praktisi IT & komunikasi, saat ditemui awak media di Denpasar, Selasa (6/1). Ia menyerukan urgensi pembenahan cepat di seluruh tingkatan organisasi Dekopin di Bali guna menjawab tantangan zaman yang kian kompetitif dan serba cepat berbasis digital.

Panggung Digital: Jendela Potensi Lokal ke Dunia
Agung Gempa memaparkan data masifnya peluang di era digital. Dengan jumlah pengguna internet global mencapai 6,04 miliar jiwa dan Indonesia yang telah menembus 230 juta jiwa, koperasi harus hadir sebagai pemain utama untuk memperluas jangkauan pasar.

“Kita harus kuatkan SDM, jadikan IPTEK sebagai alat untuk memenangkan persaingan dunia dengan tetap mengusung identitas lokal. Transformasi digital adalah jalan bagi koperasi untuk membawa produk unggulan krama Bali ke pasar nasional dan internasional secara efektif,” urai Agung Gempa.

Implementasi Nyata: Koperasi Multi Pihak Wujudkan Ketahanan Pangan.
Kongkrit sudah dilaksanakan, Agung Gempa dan Ir. I Ketut Sugihantara, MSA. dan team lewat Koperasi Multi Pihak Bali Bangkit Sejahtera (KMP BBS) telah menaungi kelompok tani (Poktan) di Buleleng, mereka telah berhasil mencetak kawasan padi organik unggulan. Inisiatif ini merupakan implementasi langsung dari Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Bali Nomor 8 Tahun 2019 tentang Sistem Pertanian Organik. Upaya ini telah membuahkan hasil nyata dengan diraihnya sertifikat organik dari Lembaga Sertifikasi Organik (LSO) KBS Distan Provinsi Bali.

“Koperasi ini adalah wujud nyata bagaimana visi pemerintah daerah dijalankan secara gotong royong dan profesional. Kami buktikan bahwa koperasi mampu menjadi payung bagi kelompok petani untuk mengelola sektor hulu secara profesional sesuai standar regulasi organik yang ketat di Bali,” begitu pula koperasi yang ada di bali yg telah berkontribusi kongkrit kepada daerah, tambahnya.

Ketua Dekopin Bali 2025-2030 I Nyoman Suwirta, dan I Gusti Agung Putu Gempa Yuliana, Ketua Bidang Teknologi Informasi, Informasi dan Komunikasi
Ketua Dekopin Bali 2025-2030 I Nyoman Suwirta, dan I Gusti Agung Putu Gempa Yuliana, Ketua Bidang Teknologi Informasi, Informasi dan Komunikasi

Dekopin Bali, Optimisme Baru di Bawah Kepemimpinan Nyoman Suwirta
Terpilihnya Nyoman Suwirta sebagai Ketua Dekopinwil Bali periode 2025–2030, Agung Gempa menyatakan optimisme yang sangat tinggi mengingat kapabilitas dan dedikasi beliau.

“Saya sangat optimis, dengan jam terbang yang matang di dunia perkoperasian, Bapak Nyoman Suwirta mampu membawa optimisme baru. Pengalaman beliau menjadi modal besar untuk membawa Dekopin Bali sebagai wadah tunggal yang melakukan pembenahan organisasi secara cepat, tepat, dan tetap relevan bagi generasi muda Bali,” tegasnya.

Menuju Indonesia Maju Melalui Nangun Sat Kerthi Loka Bali
Ia menutup penjelasannya dengan menegaskan bahwa penguatan koperasi adalah implementasi nyata dari visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali untuk mewujudkan kehidupan krama yang sejahtera lahir dan batin (Sekala-Niskala).

“Koperasi adalah instrumen utama pembangunan yang mandiri secara ekonomi dan berkepribadian secara budaya. Ini selaras dengan visi Gubernur Koster dan Wagub Giri Prasta, serta menjadi kontribusi nyata Bali bagi Indonesia Maju yang berdaulat dan makmur,” tutup Agung Gempa. (Adm-MBO-NSKLB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *