Perkuat Kedaulatan Digital Bali, Agung Gempa Rancang Sistem Online Terintegrasi: “Rumah dan Pintu Potensi Wisata Berbasis Budaya”

Berita

BALI – MediaBaliOnline.com | Di tengah dominasi platform digital global yang menguasai perputaran ekonomi pariwisata Pulau Dewata, sebuah langkah strategis diambil untuk merebut kembali kedaulatan digital lokal. Hal tersebut disampaikan oleh tokoh muda penggerak inovasi, Agung Gempa, saat ditemui oleh Media Bali Online di kantornya, Jalan Tukad Badung, Denpasar, Sabtu (7/2/2026).

Agung Gempa secara tegas memaparkan rancangan sistem online terintegrasi yang diposisikan sebagai etalase besar sekaligus “rumah dan pintu” bagi seluruh potensi wisata Bali yang berpihak penuh pada kearifan lokal. Badan hukum resmi sudah terbentuk PT Desa Wisata Manajemen, yang akan menaungi beberapa ‘branding’  jasa layanan,  kalaborasi dengan tokoh dan praktisi pariwisata se-Bali, serta koperasi-koprasi yang ada di Bali.

Langkah besar ini diperkuat melalui sinergi dengan Koperasi Multi Pihak Bali Bangkit Sejahtera yang diinisiasi oleh I Ketut Sugihantara, seorang akademisi yang aktif bergelut di dunia pendidikan perguruan tinggi dan kini menjadi penggerak koperasi multi pihak.

Menjadi “Rumah dan Pintu” bagi Potensi Lokal

Agung Gempa menekankan bahwa sudah saatnya Bali memiliki sistem yang menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Selama ini, meskipun platform dunia memberikan dampak positif, Bali memerlukan inovasi lokal yang memberikan keberpihakan nyata kepada masyarakatnya.

“Sistem ini kami rancang sebagai etalase besar, sebuah rumah bagi seluruh pelaku wisata dan pintu bagi bagi wisatawan domestik maupun mancanegara untuk masuk ke potensi Bali yang sesungguhnya. Fokus kita jelas: Pariwisata Berbasis Budaya. Kita ingin inovasi digital ini berpihak kepada pelaku lokal—mulai dari akomodasi, desa wisata, guide, hingga penyedia transportasi—tanpa mengabaikan standar pasar internasional,” ujar Agung Gempa dengan tegas.

Implementasi Ekonomi Kerthi Bali

Pembangunan sistem ini merupakan wujud nyata implementasi visi Ekonomi Kerthi Bali yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Bali. Visi ini menekankan agar SDM Bali tidak hanya menjadi penonton, melainkan penggerak utama dalam ekosistem ekonominya sendiri.

Dengan sistem IT terpadu, seluruh layanan pariwisata akan terkoneksi dalam satu manajemen transparan. Hal ini memastikan narasi pariwisata yang dibangun jauh lebih riil sesuai kondisi lapangan, sehingga nilai ekonomi benar-benar dirasakan dan dinikmati oleh krama Bali.

“Secara bertahap dan pasti, sistem terintegrasi ini akan menciptakan lapangan kerja baru di setiap desa. Kita ingin melihat anak muda di desa-desa tumbuh menjadi generasi kreatif yang terus berinovasi tanpa harus meninggalkan tanah kelahirannya. Inilah cara kita membangun Bali dari akar rumput,” ungkapnya.

Kolaborasi Lintas Sektor dan Gerakan Koperasi Bali

Pembangunan sistem ini merupakan buah kolaborasi “Era Now” yang melibatkan berbagai keahlian dan kekuatan ekonomi kerakyatan: Talenta Muda Bali: Bertindak sebagai arsitek di balik kecanggihan teknologi IT, pelaku wisata, dan kreativitas digital. Akademisi & Koperasi: I Ketut Sugihantara membawa semangat edukasi dari dunia perguruan tinggi ke dalam praktik ekonomi melalui model koperasi multi pihak. Sinergi Kolektif Koperasi: Selain PT Desa Wisata Manajemen dan Koperasi Multi Pihak Bali Bangkit Sejahtera, gerakan ini juga menyatukan koperasi-koperasi di Bali yang bergerak di bidang jasa dan retail. Seluruh kekuatan koperasi ini bersinergi mewujudkan cita-cita besar kemandirian pariwisata Bali.

“Dukungan pemerintah daerah adalah kunci akselerasi. Kita perlu duduk bersama untuk menyukseskan visi pariwisata berkelanjutan ini. Ini adalah era kolaborasi, di mana teknologi lokal harus menjadi pilar utama penyokong ekonomi Bali dalam bingkai Ekonomi Kerthi Bali,” tambah Agung Gempa.

Integrasi Global dalam Bingkai Lokal

Melalui sistem terpadu ini, integrasi terhadap kebijakan pemerintah seperti Tourist Levy (PWA) dapat dilakukan secara sistematis untuk memberikan kemudahan bagi wisatawan sekaligus manfaat nyata bagi pembangunan daerah. Dengan bersatunya kekuatan PT Desa Wisata Manajemen, Koperasi Multi Pihak, serta jaringan koperasi jasa dan retail se-Bali, Pulau Dewata kini siap melangkah menuju kemandirian digital yang profesional, terpercaya, dan tetap berakar kuat pada nilai budaya luhur.

Optimisme di Tengah Tantangan Besar

Menutup perbincangan, Agung Gempa tidak menampik bahwa membangun ekosistem didigal terpadu wisata Bali era baru ini bukanlah perkara mudah. Diperlukan sinergi yang kuat dari berbagai pihak untuk mewujudkan visi besar tersebut.

“Walaupun proses membangun ini memerlukan energi yang sangat besar, fokus yang tajam, serta pembiayaan yang tidak sedikit, saya sangat yakin bahwa niat baik akan selalu dipertemukan dengan mitra-mitra (partners) yang baik pula—mereka yang memiliki kepedulian tulus terhadap masa depan Bali. Selain itu, pemerintah daerah pun sudah pasti akan hadir untuk mendukung langkah nyata ini demi kesejahteraan masyarakat luas,” pungkasnya dengan penuh optimisme.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *